Ba Ke Koooooooook

أَهْلاً وَسَهْلاً

My Self

Foto Saya
Davis
I am adalah salah satu pelajar di uin Sgd Bdg. dan I am ngambil Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Lihat profil lengkapku

tugas uas

| Selasa, 08 Desember 2009

DANI FIRMANSYAH
207400290
KPI A/5
TUGAS UAS PENULISAN ARTIKEL
HAJI MABRUR
Dalam keyakinan masyarakat tertentu, haji merupakan salah satu ibadah yang menempati kedudukan istimewa. Ibadah haji sebagai salah satu dari rukun Islam yang lima juga merupakan ibadah yang memiliki tempat tersendiri di hati mereka. Hal demikian bisa kita buktikan melalui kenyataan akan besarnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji dalam setiap tahunnya.
Fakta mengenai besarnya minat berhaji tersebut telah menarik perhatian tersendiri, mengingat di satu sisi haji adalah cabang ibadah yang sangat bergantung pada kemampuan finansial (ONH) yang relatif mahal, dan secara umum ibadah tersebut hanya bisa dijangkau oleh mereka yang mampu, yang dalam bahasa agama disebut istitha’ah.
Tidak sedikit memang janji-janji agama terhadap para pelaku haji. Termasuk persepsi mereka bahwa haji mampu membuka lembaran baru dalam hidupnya, demikian juga sugesti keagamaan, utamanya penegasan Nabi, bahwa orang yang berhaji karena Allah dan dengan cara yang sesuai dengan tuntutan Islam, maka mereka akan kembali seperti pada hari dimana mereka dilahirkan dari rahim ibunya, bersih dari segala dosa. Dan dalam kesempatan lain Nabi juga menegaskan: Ongkos naik haji (ONH) adalah sama dengan ongkos untuk berjihad di jalan Allah. Satu dirham akan diganti dengan tujuh ratus kali lipat  (Al-Hadist). Inikah diantara yang menjadi obsesi mereka untuk selalu menunaikan haji, sehingga haji menjadi  ibadah yang diprioritaskan.
Haji merupakan syariat Islam yang diwariskan melalalui keteladanan Ibrahim AS.  yang pernah dibelokkan oleh umat sesudah beliau dari tujuan sebenarnya. Namun kemudian Nabi Muhammad saw. segera meluruskannya, yaitu yang berkenaan dengan praktik ritual yang bertentangan dengan penghayatan nilai kemanusian universal Misalnya, kelompok yang menyebutnya sebagai al-hummas, mereka merasa elit dan eksklusif tidak mau berbaur dengan jama’ah lainnya, sehinggga ketika semua orang harus wuquf di Arafah, kelompok al-hammas ini wuquf di Muzdalifah.
Akan tetapi sangat disayangkan, banyak sekali orang orang yang melakukan ibadah haji yang melenceng dari tujuan yanhg pertama yaitu mendapatkan ridho ilahi dan mendapatkan haji yang mabrur. Mereka yang salah niat itu kebanyakan mereka melakukann ibadah haji dengan rasa sombong karena akan mendapatkan tittle yang mereka mau, yaitu gelar pak haji dan ibu haji. Dan banyak juga orang yang pergi haji karena disebabkan gengsi, karena teman teman  atau rekan rekannya melakukan ibadah haji.
Memang mereka tidak seluruhnya salah, karena uang sebesar 35 juta itu tidak mudah didapat dan tidak mudah dicari. Jadi wajar saja kalau orang yang mengeluarkan untuk ibadah haji itu ingin dianggap atau di cap bahwasanya dia itu telah melakukan ibadah yang mahal itu. Akan tetapi pertanyaan yang akan muncul itu adalah, apakah ibadah hajinya akan termasuk haji mabrub ( haji yang diterima allah ) ataukah haji nya itu hanya haji mardud ( haji yang ditolak Allah swt karena berbagai hal)?
Di dalam kitab problematika islam masa kini karya Dr. Yusuf qardhawi, menyatakan bahwasanya, mabrur atau tidaknya pelaku haji itu tergantung seseorang yang beribadah haji itu, maksudnya adalah, apabila seseorang itu melakukan ibadah hajinya itu mengenai sasaran (diterima allah swt) maka hal itu dapat terlihat dengan perbuatannya. Artinya, ibadah haji yang mabrur itu adalah ibadah haji yang bisa merubah perilaku seseorang, dari sebelum berangkat dari haji, dia itu sudah memperbaiki dirinya baik itu urusan dengan hablum minalloh (interaksi dengan Allah) dan hablum minannaas (hubungan dengan manusia).
Setelah itu, ibadah haji yang mabrur itu, dia itu akan senantiasa melakukan ibadah hajinya di tanh suci dengan bersungguh sungguh, maksudnya adalah mensucikan diri dari hal hal yang dibenci oleh Allah swt. Dan haji mabrur itu akan melahirkan kesadaran yang tinggi untuk lebih peka terhadap urusan-urusan sosial.



renungan

| Senin, 02 November 2009

BERAWAL DARI SEBUAH SAPAAN..

"Ga usah" jawaban bersahabat dari seorang kenek bis kota kampus itu terus terang menghadirkan tanda tanya dalam hatiku "kenapa dia tidak mau menerima ongkos itu ?". Turun di terminal, sobatku yang talkactive itu memulai aksi yang baru, menghampiri gerobak pedagang air tebu.

Bapak itu buru-buru menyodorkan segelas air tebu es kepadanya, padahal dia belum meminta. Rupanya si bapak sudah melihat kedatangannya dari jauh. Bukan hari ini saja, seakan-akan setiap hari selalu ada orang baik untuknya.

Kemaren, ketika dia asyik berceloteh dengan teman-teman sewaktu jam istirahat, seorang ibu yang biasa mengusung dagangannya dari blok ke blok kelas kuliah memanggilnya. Dengan gembira dia kembali, "nih satu buat kamu" sambil membawa dua bungkus tahu isi, "dikasih si Ibu" lanjutnya sambil tersenyum kepada si Ibu yang juga tersenyum dengan bahagia.

Belum lagi, minggu yang lalu dia sukses memindahkan sepiring sate dosen ke tangannya. Aku berusaha sekuat tenaga menyibak kekuatan yang dimilikinya. Sobatku itu seorang yang sederhana, tidak kaya, tidak cantik, tidak terlalu berprestasi. Hanya satu kelebihannya yang tidak dimiliki orang lain. Ya.. aku mulai menyadari. Kelebihan itu juga tidak ada padaku.

Dia sangat hobby menyapa orang lain yang berlanjut dengan obrolan. Anehnya, dia tidak pernah kehabisan bahan. Dari terminal sampai kampus, sang kenek seakan mendapat tambahan semangat ketika dia ajak ngobrol. Begitu juga wajah pedagang tebu ketika dia bertanya tentang keadaan isteri dan anak-anaknya. Aha ! aku juga baru tahu kenapa si ibu rela memberikan tahu cuma-cuma untuknya.

Karena sifatnya yang ramah, dia tidak saja punya teman sesama fakultas, tapi juga dari fakultas lainnya. Merekalah yang "dipaksa"nya untuk membeli dagangan si ibu.

Masih dengan rasa penasaran, kucoba bertanya kepada kenek bis yang selalu memberi gratisan kepadanya "ga rugi tuh ?". Sungguh terperanjat aku mendengar jawaban knek itu "Wah, ga sebanding mba dengan jajan yang selalu diberinya untukku".

Aku tidak mencoba bertanya lebih jauh kepada pedagang air tebu, karena aku sudah menemukan jawabannya. Seperti kata seorang guru "Orang mendapatkan bukan dari apa yang dimintanya tapi dari apa yang diberikannya." Yah, sobatku melakukannya dengan tulus dan suka cita. Keramahtamahan dan kemuliaan budinya langsung dibalas Allah lewat kasih sayang hamba-hamba-Nya yang lain. Semuanya berawal dari sebuah sapaan.

tangkuban perahu

| Minggu, 19 Juli 2009

Davis Dan teman teman lagi di tangkuban perahu

batre nokia

|

tepatnya hari ini( 19 juli 2009) q membeli sebuah batre nokia untuk tetehq, tapi q emebeli batre yang salah. batre yang dipakai tetehq type bl-4c

tapi q membeli batre yang bertype bl-6c

jadi za salah. emang ni kesalahanq total, karena q hanya mencocokan bentuk nya saja. tidak mencocokan type batre nya.
tapi dari itulah saya mendapatkan hikmah, kalo sesuatu itu janganlah ceroboh dan janganlah tergesa gesa dalam sesuatu. sebagaimana kata rasul kita
"al ajalatu minas syaiton"(tergesa gesa adalah perbuatan syetan)
jadi buat teman teman, agar kejadian ini bisa dijadikan ibroh buat klalian khususnya q sendiri. dan semoga za kejadian ini adalah kejadian yang terakhir buat q. amiiii.

cara ngbenerin komputer yang rusak oleh virus

| Selasa, 23 Juni 2009



nih buat show all files, kopas pake notepad, simpan jadi file showall.reg, kalo udah diklik 2x filenya. Pasti Berhasil Choy




Code:
Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Folder\Hidden\SHOWALL]
"RegPath"="Software\\Microsoft\\Windows\\CurrentVersion\\Explorer\\Advanced"
"Text"="@shell32.dll,-30500"
"Type"="radio"
"CheckedValue"=dword:00000001
"ValueName"="Hidden"
"DefaultValue"=dword:00000002
"HKeyRoot"=dword:80000001
"HelpID"="shell.hlp#51105"




Selanjutnya tinggal meng-enable-kan task manager dari registry editor. Berikut ini caranya:

    * Buka Regedit
    * HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
    * Pastikan nilai (value) untuk REG_DWORD DisableTaskMgr adalah 0 (zero).
    * Tutup Regedit.


Dengan terbukanya Registry Editor berarti telah membuka jalan menuju perubahan.
salam damai